Kritik untuk Ruang Publik

2:06 PM

Salah satu ruang publik di Surabaya yang jadi favorit saya adalah TAMAN! Iya taman. Memangnya ada taman di Surabaya? Banyaaak. Salah satu hal yang membuat saya mencintai kota Surabaya adalah tata kotanya yang cukup bagus dan begitu banyaknya taman di sana. Dari sekian banyak taman di Surabaya, beberapa ada yang punya nama-nama unik, seperti Taman Bungkul, Taman Lansia, Taman Pelangi, Taman Korea, daaan masih banyak lagi.

Taman Pelangi atau Taman Dolog (source: here)

Taman Bungkul (source: here)


Mau nongkrong malam minggu dan bertemu banyak komunitas? Coba ke Taman Bungkul atau Taman pelangi. Mau olahraga pagi, bercengkerama bersama keluarga, atau sekedar mengamati pasangan-pasangan lanjut usia jalan sehat? Coba ke Taman Lansia. Mau duduk manis sambil makan rujak? Coba ke Taman Korea. Mau melihat anak-anak kecil mainan air di air mancur atau ikutan main air sekalian? Coba ke Taman Balaikota :p

Taman Korea (source: here)

Yes! Sebegitu banyak dan cantiknya taman yang ada di Kota Surabaya, salah satu orang yang berjasa besar adalah Ibu Risma. Beliau banyak mengalihfungsikan lahan-lahan tidak terawat menjadi taman-taman yang cantik. Tidak heran tahun lalu beliau sempat marah-marah ketika salah satu taman kota dirusak oleh massa event salah satu produsen makanan. Salut untuk Bu Risma yang menyediakan begitu banyak ruang publik bagi warganya. Ups! Ini bukan kampanye politik lho yaaa..

Taman Lansia (source: here)

Taman Lansia dan Taman Korea merupakan dua taman favorit saya. Kenapa? Taman Lansia merupakan taman yang ramah banget untuk sekedar duduk-duduk atau jalan-jalan tanpa alas kaki. Di sana ada lajur jalan yang terdiri dari batu-batu yang di susun. Letaknya juga relatif dekat dari kosan. Plus ditambah sering lihat pemandangan pasangan lansia yang masih rukun, adem ayem lihat mereka gandengan. Di sini juga nggak terlalu banyak pasangan pacaran yang neko-neko. Kalau Taman Korea jadi favorit karena paling bersih dan paling sepi, sepertinya jarang ada orang yang iseng main ke sana (dulu sih, kalau sekarang entah). Di sana kadang saya sama teman-teman saya suka iseng, beli rujak manis lalu makan di Taman Korea. Udah berasa piknik di tengah kota. Asal sampahnya dibuang pada tempanya lah kalau main ke taman :D

Ada hal yang sebenarnya menjadi concern bagi saya, yaitu sikap beberapa oknum yang kadang menyalahgunakan taman-taman tersebut untuk hal yang tidak sewajarnya, seperti pasangan-pasangan muda yang menunjukkan afeksi berlebihan di tempat publik. Sebenarnya sih terserah mereka juga sih. Tetapi di ruang-ruang publik seperti itu biasanya dikunjungi pula oleh anak-anak kecil yang ingin menikmati fasilitas permainan atau hanya sekedar diajak jalan-jalan santai oleh kedua orangtuanya. Pemandangan-pemandangan yang tidak biasa tersebut sesungguhnya memiliki efek yang kurang baik bagi perkembangan anak. Kasian kan generasi anak Indonesia kalau kecilnya saja disuguhi pemandangan pacaran yang nggak-nggak?

Tamannya saja sudah cantik, harus didukung dengan perilaku cantik juga kan? :)


P.S.: Maaf kebanyakan fotonya nyomot dari internet, karena foto-foto ada di hardisk dan hardisk-nya lagi entah ada di mana :(

You Might Also Like

0 comment(s)

Silahkan komen :)