#Kepri1 #Adler

11:49 PM

Kultweet by @siivisi

1. #Adler tidak setuju pada #Freud yg bilang perilaku dimotivasi oleh inborn instincts, jg #Jung yg bilang perilaku diatur inborn archetypes

2. #Adler percaya bahwa motivasi manusia dalam berperilaku adalah social-being #kepri1

3. Manusia butuh berelasi dengan orang lain. Kesejahteraan sosial lebih penting daripada kesejahteraan pribadi #Adler #kepri1

4. Walau begitu, bagaimana bentuk hubungan manusia dengan orang lain dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pola asuh #Adler #kepri1

5. Kata #Adler: manusia itu kreatif! Mereka adalah sistem subjektif yang menginterpretasikan arti dari pengalaman mereka sendiri

6. Sayangnya, kekreatifan individu biasanya baru nampak dalam keadaan terdesak #Adler #kepri1

7. Semua yang dialami mengantarkan individu pada tahapan yang disebut personalisasi #Adler #kepri1

8. Karena personalisasi inilah, setiap individu memiliki keunikan mereka masing-masing. Gue ya gue, lo ya lo #Adler #kepri1

9. Ngomong-ngomong soal personalisasi, sebenarnya teori #Adlerdisusun dari pengalaman hidupnya yang rada nggak enak #kepri1

10. #Adler lahir sebagai anak bungsu, sudah begitu ia sakit-sakitan. Orang-orang memandang ia lemah dan mesti dilindungi terus #kepri1

11. Dari kondisi itulah #Adler mencetuskan teori inferioritas, yaitu rasa ketidakberdayaan seseorang #kepri1

12. Kemudian #Adler merumuskan satu teori lagi. Inferioritas mendorong individu untuk menjadi superior #kepri1

13. Nah, sampai sini terlihat jelas bukan kalau #Adler menganggap kepribadian dipengaruhi alam sadar? Tidak sepert i#Freud dan #Jung #kepri1

14. #Adler menolak anggapan Vaihinger yg bilang 'semua orang mestinya pasrah saja, semuanya sudah diatur sedemkian rupa'#kepri1

15. #Adler justru menganggap 'apa yang akan kita hadapi itu harusnya dijadikan motivasi untuk mulai bertindak sejak sekarang'#kepri1

16. Kalau kita ingin menjadi superior, carilah cara agar bisa menjadi superior #Adler #kepri1

17. #Adler bilang, keinginan mengejar superioritas adalah kompensasi dari rasa tak puas dianggap tak mampu #kepri1

18. Manusia tak pernah puas. Begitu mencapai tahap kemampuan tertentu, akan muncul perasaan 'ah, kok cuma segini aja sih'#Adler #kepri1

19. Perasaan seperti itu bukan keabnormalan. Justru itu yang akan membuat anda terus berkembang, hingga jadi superior#Adler #kepri1

20. Tapi, sesuperior apapun anda, tidak ada maknanya kalau anda tidak bisa berguna untuk orang lain #Adler #kepri1

21. Tujuan boleh sama-sama jadi superior, tapi jalan menuju kesana bisa beda-beda. Manusia kan punya keunikan masing-masing #Adler #kepri1

22. Perbedaan bisa saja disebabkan oleh style of life (err bisa diterjemahkan sebagai gaya hidup gak ya? Saya ragu deh) #Adler#kepri1

23. Kata #Adler sih, style of life itu sejenis kebiasaan atau pembiasaan sejak individu masih kecil #Adler #kepri1

24. Biar gampang, gini deh. #Adler membuat teori sendiri karena teori-teori yang sudah ada ia anggap kurang mewakili dirinya.#kepri1

25. Nah. Berarti si #Adler itu orang yang kreatif kan? Memecahkan masalah dengan caranya sendiri. Hehehe #kepri1

26. Masih ingat kan kalau di awal tadi disebutkan bahwa #Adleranak bungsu? Nah, kondisi ini menginspirasi teori Birth Order#kepri1

27. Anak pertama biasanya kritis, mereka juga lihai dalam membuat keputusan. Anak pertama adalah harapan orangtua #Adler #kepri1

28. Anak kedua biasanya kompetitif. Mereka kesal dibandingkan terus dengan kakaknya #Adler #kepri1

29. Anak bungsu? Biasanya bergantung pada orang lain. Mereka diperhatian bukan hanya oleh orangtua, tapi juga kakak-kakaknya#kepri1 #Adler

29. Anak bungsu? Biasanya bergantung pada orang lain. Mereka diperhatian bukan hanya oleh orangtua, tapi juga kakak-kakaknya#kepri1 #Adler

30. Bagaimana dengan anak tunggal? #Adler meramalkan mereka kurang kompetitif. Kan di rumah tidak ada saingannya #Adler #kepri1

31. Merasa bahwa diri anda tidak sesuai teori #Adler? Pertimbangkan juga gaya pengasuhan orangtua anda #kepri1

selesai sudah kultwit #Adler saya. Selamat melanjutkan belajar#kepri1 kawan-kawan :D

You Might Also Like

0 comment(s)

Silahkan komen :)