Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2013

Rumah

Another winter day has come And gone away In either Paris or Rome And I wanna go home Let me go home
Home - Michael Buble
Tempat untuk pulang setelah lelah. Tempat menyandarkan diri dan melupakan sejenak masalah-masalah yang selalu mengejar. Maka pulang selalu menghadirkan rasa membuncah yang tak habis-habis. Dan jika rumah adalah hati, maka tak pernah ada kepastian sampai kapan rumah itu ada. Sampai kapan rumah itu bisa ditempati. Sampai kapan pintu itu akan terus terbuka. Mungkin ketidakpastian yang membuat rasa membuncah itu ada. Melampiaskan apa yang bisa dilampiaskan sekarang, tanpa perlu mencemaskan esok. Tanpa perlu berpikir bahwa esok tak ada lagi tempat berteduh, karena esok hanya ada bagi orang-orang yang penakut. Buat apa kita mencemaskan esok, toh kita punya hari ini. Setidaknya itu tertulis di salah satu buku yang pernah aku baca.
Kamu pun pernah berkata hal serupa. Bahwa untuk apa kita mencemaskan apa yang akan terjadi esok? Esok hanyalah manifestasi apa yang telah kita lakuk…

Festival Layang-layang 2013

Akhirnya keturutan juga lihat festival layang-layang dan aku baru ngeh kalau Ken Park didapat dari nama Kenjeran Park :)))

Hari Sabtu, 21 September 2013 yang lalu, di Ken Park ada festival layangan. Akhirnya setelah 2 tahun yang lalu pas ada acara kaya begini aku pas pulang, tahun lalu ada proyek dari tempat magang, daaan tahun ini pas free! :D

Sekitar jam setengah 11 siang, aku dan ehm R, meluncur ke Kenjeran dengan petunjuk ada festival layang-layang di Ken Park. Entah di sebelah mana. Begitu masuk, kami baru ngeh kalau Ken Park itu gedheee, akhirnya puter-puter nggak jelas karena nggak paham lokasinya dimana. Akhirnya setelah satu putaran penuh kami menemukan lokasi yang masih sepi. Sepi pengunjung maupun sepi layang-layangnya.

Awalnya aku dan R cuma berani lihat dari sini, sampai ada mas-mas panitia nyamperin, "Mbak ke sana aja, view-nya lebih bagus. Banyak yang aspret di sana. Asal jepret aja." Aku pun meng-iya-kan dan langsung menyeret si R ke lokasi.


Sampai di lokasi,…

Dadu

Kita bukan hanya masalah aku dan kamu, bukan masalah penjumlahan satu ditambah satu. Kita adalah sebuah pertaruhan. Ibarat melempar dua buah dadu, apakah angka yang keluar akan sama? Ada kalanya dua buah dadu itu tidak memunculkan angka yang sama. Peluangnya kecil dan entah berapa lama lagi kita akan bertaruh.

Haruskah aku berhenti melempar dadu?

F.
Draft 8 September 2013 15.34


Runaway: Kupang

Halo! Seperti janji tadi, ada cerita dari perjalanan ke Kupang. Kupang adalah Ibu Kota Nusa Tenggara Timur, kota ini berada di Pulau Timor yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Perjalanan ke Kota Kupang dari Surabaya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam dari Surabaya dengan menggunakan pesawat.

Perjalanan kali ini adalah perjalanan dinas. Kenapa perjalanan dinas? Karena perjalanan ini adalah murni proyek dari tempat magang bersama dengan 4 orang yang lain. Kami berangkat dengan pesawat sekitar pukul 19.30 karena pesawat sempat delay. Di Bandara Juanda kami sempat terhalang karena koper kami overload. Baru kami tahu bahwa batas maksimum satu buah koper adalah 32 kg di sana. Berhubung 2 dari tiga koper kami beratnya lebih dari 32 kg maka kami harus membongkar koper di sana.


Kami tiba di Bandara El Tari pada pukul 22.35. Karena penerbangan malam, pemandangan yang dapat dilihat sangat minim sekali. Setibanya di bandara pun kami langsung ke hotel lalu makan malam. Hari k…

Catatan Bulan Agustus

Bulan Agustus yang lalu adalah sebuah perjalanan dan proses untuk mencari jawaban dan menemukan banyak pertanyaan yang baru. Yogyakarta - Surabaya - Bondowoso - Kupang.
Lebaran selalu menjadi momen pulang yang paling menyenangkan, dimana pulang selalu merujuk pada pulang dalam artian melepaskan semua beban yang ada di Surabaya. Bukan hanya pulang yang berarti melepas kangen. Lebaran juga menjadi satu momen kumpul keluarga, meskipun lebaran ini aku kehilangan tradisi mudikku ke kota asal Bapak.
Pada pertengahan Agustus, aku akhirnya mengunjungi Bondowoso. Sehari semalam. Kemudian melanjutkan perjalanan pulang. Akhir Agustus kemarin, sebuah proyek mengantarkanku ke Kota Kupang. Kota ini mungkin sedikit gersang, tetapi pantai dan tenun ikatnya sungguh sangat indah. Dan ada beberapa hal yang membuatku kagum dengan kota ini. Mungkin akan aku ceritakan pada posting lain.
Kesibukkan tersebut yang mungkin akhirnya membuatku hiatus dari dunia blog sementara. Selain itu, kesibukkan pula yang m…