Senja di Teras

6:02 PM

Sore ini suasana hatiku tak seberapa bagus, ada satu hal yang mengganjal. Tak usah aku sebutkan mungkin..

Senja selalu menutup hari dengan caranya. Hari ini aku mendapati bapak dan ibu duduk berdua di teras. Bercengkerama, memandangi orang yang lalu lalang di jalanan depan rumah. Sambil sesekali menyapa satu dua orang yang di kenal. Sudahkah aku memberikan sesuatu untuk kalian? Tiba-tiba aku bertanya pada diriku sendiri.

Tak lama mereka beranjak, masuk ke dalam rumah. Aku mengambil Murakami yang tak juga aku selesaikan. Membawanya ke teras membacanya sesekali. Tapi aku terdistraksi. Kata-kata yang ada mendadak asing. Aku lebih memilih menengadah memandang langit sore.

Langit sore perpaduan warna oranye putih dan biru lebih enak dipandang. Awan bergerombol bergerak menjauhi tempat matahari terbenam. Seperti anak-anak kecil yang beramai-ramai pulang ke rumah setelah bermain seharian karena hari segera gelap.

Dan rasanya, aku rindu masa dimana yang aku tahu hanya bermain, tak memikirkan pendapat orang dan tak ada perasaan bersalah yang mengganjal jika tak berhasil melakukan sesuatu. Seperti saat ini.

What can you do if your good isn't good enough?


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

You Might Also Like

0 comment(s)

Silahkan komen :)