Skip to main content

Random Day

Seriously hari ini itu random banget. Aku yang bangun dalam keadaan mood yang super cihuy akhirnya malah seharian diserang badmood nggak penting. Entah pengaruh hormon, cuaca yang panas atau entah faktor apa, gara-gara hal konyol pun aku langsung kagol. Tapi ya efek dari semua ini adalah aku dapet me time yang lebih banyak daripada biasanya.

Jalan-jalan sama orang baru (baca: nenek cumelo), ngegalau bareng. Hmm nemenin dia galau lebih tepatnya. Dan akhirnya malah nemu buku yang selama ini aku cari-cari. Bukunya Murakami. Ada dua sih tadi di rak buku Periplus, yang Norwegian Wood sama Kafka on the Shore. Yang Norwegian Wood masih banyak, dan Kafka on the Shore nya tinggal satu, alhasil belilah aku yang Kafka. Kalo Norwegian Wood kan masih ada chance buat beli lain kali soalnya stoknya masih banyak, lagian aku udah pernah baca :D *tapi kalo ada yang mau ngasih aku Norwegian Wood atau Murakami yang lain boleh banget loh, apalagi kalo edisi bahasa Inggris* *ngarep*


Tadi sama nenek jalan-jalan keliling Galaxy Mall, dari mulai beli cincau sama gurin, nemenin nenek makan, beli froyo sama donat, beli buku, muter-muter nyari parfum, keluar masuk satu toko ke toko lain, masuk ranch market juga. Pokoknya melakukan hal-hal yang rada absurd tapi masih dalam batasan normal. Dari jam setengah satu siang sampeee jam tujuh malem!

Habis gitu balik ke kampus, mengembalikan si nenek pada kakek yang berujung diusirnya aku setelah mereka berdua berjumpa. Lumayan lama sih di kampus, dan ternyata mas pacar di kampus juga jadinya sempet ketemu bentar sebelum aku pulang. Eh, tapi nyampe depan kosan aku malah nggak jadi masuk, malah cuss ke beli bensin sama ke KFC Mulyosari. Ngeteh, baca Murakami sambil nulis geje sama ngeliatin orang nugas. Habis gitu pulang daaan berakhir di depan lepita sambil baca timeline twitter yang isinya #gombalPC yang konyol parah! Nih, sebagian:
RT @HandzOutSIDer: Konseptor: Woi acaraa, gimana ini waktunya?? Sapa time keepernya?| acara: bukan aq, aq cuman jd love keeper bwt km| #eeaa #gombalPC
RT @rimadianti: Kenapa sih kak, kok 'Psychoessentia, Be Meaningful'? | Biar aku punya makna tersendiri di hati kamu.. #gombalPC
RT @Rivomz: Mas truknya kok mundur seh?? | iya dek, soale tanjakan cintamu terlalu curam. #gombalPC
RT @ramonez_air: Tracking malam: matiin senternya dek...|kenapa mas?|biar cintaku bisa menerangi jalan kita #gombalPC
RT @adelaime: Mas,anak kesehatan ya? | iya,kenapa | aku habis jatuh mas,jatuh cinta ama kamu | #gombalPC
RT @windyauliahs: Utk materi ini, kalian harus tutup mata pake slayer | halah percuma kak | lho koq bisa? | aku masih bisa lihat senyummu lwt hatiku #gombalPC
RT @BrianRamadani: Mas transport kerja nya apa ? | mengantarkanmu menemukan cinta di psikologi dek #gombalPC

Berhubung mood-ku sudah membaik, kayaknya lebih asik tidur aja deh. Biar besok pagi fit dan bisa nyari materi buat tugaaaaas :)

Comments

Post a Comment

Silahkan komen :)

Popular posts from this blog

Psikologi Humanistik : Sejarah dan Kedudukan

PENDEKATAN HUMANISTIK Oleh: Farida A. R. (1101911019) | Tasya A. (110911040) | Riris M. S. (110911054) Nadya A. (111011083) | Oktovoni S. (111011124) | Agustin N. (111011158) Kedudukan dan Kritik Psikologi Humanistik Atas Pendekatan yang Ada dalam Psikologi Psikologi humanistik menekanan pada pengalaman kesadaran. Artinya keseluruhan kondisi alami dan perilaku manusia fokus pada: ”free will” , spontanitas, dan kekuatan kreatif manusia. Mereka menentang psikoanalis yang menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh dorongan biologis, pengalaman masa lalu, dan diatur oleh kekuatan ketidaksadaran. Bagi para penganut aliran humanistik, kesadaran adalah sesuatu yang spontan, bebas, dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, kini dan masa depan. Kritik juga ditujukan pada kaum behavoristik yang menganggap manusia seperti hewan yang fungsinya ditentukan oleh respon terhadap lingkungan. Psikologi humanistik juga mengkritik ilmu psikologi yang pembahasannya terlalu berfokus pa...

Taare Zameen Par

Yak seperti janji aku dalam post sebelum ini, aku sekarang mau cerita soal salah satu film India yang baru aja kemarin aku tonton. Berawal dari beberapa bulan yang lalu ada temanku yang ngomongin di linimasa Twitter soal film India bagus banget tentang anak disleksia, aku jadi penasaran sama film ini. Fyi, aku emang tertarik banget sama disleksia. Dan akhirnya beberapa waktu yang lalu aku dapat film ini dari salah satu teman kampusku yang namanya Istina. Kemarin aku nonton film ini sama adek. Nganggur banget dan bingung mau ngapain akhirnya aku ngajakin adek nonton film ini. Mau ngajakin nonton film lain tapi takutnya ada adegan aneh-aneh hahaha :)) Film ini bercerita tentang seorang anak yang bernama Ishaan, seorang anak kecil berumur 8-9 tahun yang mengalami kesulitan belajar. Orangtuanya yang berharap Ishaan dapat secemerlang kakaknya mulai jengah dengan kelakuan Ishaan yang dinilai bandel, malas dan tidak disiplin namun sangat suka melukis. Ishaan pun dikirim ke sekolah asrama ...

Hilang

Setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan. Salah satu kesalahan besar yang pernah aku buat adalah melepaskanmu. Membiarkan separuh dari diriku ikut bersama kamu. Kini aku tinggallah serpihan-serpihan yang tak tahu arah. Kemudiku hilang tersapu bersamaan dengan hilangnya bayanganmu. Aku hilang. Terbanggi Besar, (lupa kapan nulisnya) F.