Skip to main content

Konsep Kita



Konsep tentang kita selalu berakhir pada konsep saja, nggak ada operasionalisasinya. Konsep tentang kita  hanya berakhir di otakku saja; di pikiranku saja. Hanya hidup di sana, di dunia sempit imajiku saja.

Konsep tentang kita pada kenyataannya hanya berakhir pada aku sebagai temanmu menyesap kopi, temanmu mengepulkan asap rokok. Aku sebagai temanmu kesana kemari mengunjungi tempat-tempat baru. Aku sebagai temanmu mengagumi musik favoritmu; yang juga musik favoritku. Aku sebagai temanmu ketika kamu merasa sepi. Dan aku sebagai temanmu, ketika teman perempuanmu itu tengah jauh dari kamu.

Terus, aku dan kamu selalu begitu. Aku seperti kotak musik yang hanya kamu mainkan ketika sepi lalu kamu simpan bila kesepianmu menghilang. Dan aku setia seperti kotak musik itu, ada ketika kamu panggil dan menghilang; diam ketika kamu acuhkan.

Tapi ingat, kotak musik itu punya masanya. Masa dimana dia terus bersuara, ada saatnya nanti bila kamu merasa kotak musik itu telah sumbang, maka kamu harus berhati-hati. Kotak musik itu akan segera meninggalkanmu..

Tak ada yang abadi, sekalipun konsep kita yang aku miliki..

Comments

Popular posts from this blog

First Trip ke Malang Naik Motor :D

Fuh fuh fuh.. *niupin debu yang mulai menaburi dashboard saking lamanya nggak posting*

Heeem, sebenernya di draft-ku masih ada satu postingan yang pengen aku share soal malam sebelumnya cerita gue ini. Mau nonton "?" ke TP tapi motornya Persy macet di jalan gara-gara kehabisan bensin. Jadilah aku sama dia harus nuntun motor hampir 1 kilo :|. Cumaaa entah kenapa aku lebih excited buat cerita soal yang satu ini. Yaaak, setelah 2 bulan nggak pulang ke Jogja dan sekitar 3-4 bulanan nggak ke Malang, akhirnya Jumat kemaren aku diajakin kedua ceman labilku jalan-jalan ke Malang. Yak, dua teman dalam perjalananku kali ini adalah Rizqi dan Fanani, untuk selanjutnya ntar aku sebut pake inisial aja deh ya.
Eh ke Batu lebih tepatnya, eh tapi tadi itu udah Batu coret ding itu udahan! *labil* 
Pagi-pagi jam 7.20-an aku dapet SMS dari R ngajakin ke Malang, malem sebelumnya udah janjian kalo jadi emang mau ke Malang hari itu. Aku langsung mandi, siap-siap, nimbrung Persy sarapan, terus dijemp…

Nggerus

Nggerusadalah perasaan ketika sesuatu yang kita pengen ternyata malah jadi milik orang lain. Juga ketika kita merasa hati kita udah berkeping-keping tapi nggak ada yang bisa kita lakukan untuk membuatnya utuh kembali. Dan yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu. Menunggu sampai waktu bisa menyembuhkan, menunggu hingga ada seseorang yang bersedia memungut kembali kepingan hati kita lalu menyatukannya.

EMPIRE XXI

Tanggal 13 Maret 2009 kemarin, Jogja resmi punya bioskop baru yang dibangun sama Cineplex. Bioskop itu dinamain EMPIRE XXI. Gedung bioskop ini terletak di Jalan Uripsumoharjo alias Jalan Solo. Ada yang inget HERO yang dulu kebakar? Nah, bekas HERO itu yang sekarang dijadiin gedung EMPIRE XXI. Buat anak Jogja, kalo nggak tau kebangetan deh. Pasalnya tu gedung lumayan gedhe and ada tulisan EMPIRE XXI yang super gedhe di bagian depan gedungnya .

Tempat Parkir

Di EMPIRE, parkirannya cukup luas. Sedikit sisi barat untuk motor dan sisi timur yang cukup luas buat parkir mobil. Motor juga bisa di parkir di luar halaman EMPIRE alias di pinggir jalan. Terus, trotoarnya juga lumayan gedhe . Di bagian depan ada beberapa pohon yang sengaja ditanam, kalo saran gue sih ditambahin lah, biar tambah ijo (:

Bagian Dalam

Menurut gue EMPIRE lebih nyaman dari STUDIO (yang di Ambarukmo). Kalau di STUDIO, waktu awal masuk rada terkesan sumpek, kalau di EMPIRE, lebih berasa luas. Ya namanya gedung sendiri sih ya.…